Persamaan Empati dan Simpati

Ketika musim hujan tiba, hampir seluruh wilayah ibukota terendam banjir. Jajaran Pemprov DKI dibantu oleh PMI, LSM Kesehatan, berbagai perusahaan pharmasi melalui team CSR (Corporate Social Responsibility) dan masyarakat khususnya ibu-ibu dari berbagai kelompok terjun langsung menangani korban dengan cara mempersiapkan perahu untuk evakuasi, pengadaan obat-obatan, bantuan pakaian dan selimut serta membuka dapur umum. Kegotong royongan ini merupakan empati warga masyarakat sebagai wujud tindakan kemanusiaan.

Kementerian Kesejahteraan Rakyat (Kemenkesra) menyampaikan rasa simpati nya kepada semua pihak (Penolong) yang hampir rutin tiap tahun membantu meringankan korban.

Continue reading “Persamaan Empati dan Simpati”

Komunikasi Antar Pribadi (KAP)

Yang dimaksud dengan komunikasi antarpribadi (KAP)

Yaitu pertukaran tindakan penyampaian dan penerimaan pesan yang pendekatannya menurut De Vito (2001-2005) merupakan hubungan diadik, yakni komunikasi dua orang atau lebih secara psikologi sehingga tercipta perasaan dyadic primacy (keutamaan berdua), dyadic coalitions (koalisi berdua) dan dyadic consciousness (kesadaran berdua)
Pengembangannya berdasarkan Jenis:
1. Prediktif masing-masing
2. Eksplanative, masing-masing ber-interaksi baik secara social maupun umum

Contoh:
Ketika saya diperkenalkan dengan tetangga baru seorang ibu muda yang modist yang kalau naik turun mobil selalu dibukakan pintu sopirnya, prediktif saya dia adalah istri pejabat, atau wanita karir/boss perusahaan, sombong atau ‘sok berlagu’ tidak mau turun sendiri. Ketika pertama kali bertemu, tidak berjabat tangan (sesama wanita) hanya mengatupkan tangan didada.

Setelah berinteraksi, saling bertukar informasi maka terjadi proses eliminasi ketidak tahuan; rupanya sebelum pindah rumah menjadi tetangga saya, dia baru saja operasi telapak tangan akibat ‘trigger thumbs’, yaitu saraf antara jempol dan telunjuk nya melemah, tidak bisa berfungsi dengan baik. Nah dengan interaksi/explanative situasi sudah jelas, tidak prediktif dan menjadi tahu.

Continue reading “Komunikasi Antar Pribadi (KAP)”

Ilustrasi Prinsip Homophily dalam Kehidupan Sehari-hari

Banyak contoh kegagalan berkomunikasi ketika seseorang tidak memperhatikan Budaya orang lain.

A. Contoh: pada saat pemilihan calon legislatif pada Pemilihan Caleg tahun 2014 kemarin. Banyak caleg yang mendapatkan dapil dari Partai Pengusung di daerah yang sama sekali tidak dikenal sehingga mengalami hambatan dari sisi pemahaman social, budaya, pengetahuan, pendidikan, nilai dan norma.

Mereka tidak memahami Fungsi Komunikasi Antar Budaya, apalagi prinsip-prinsip yang ada, salah satunya yaitu Prinsip Homophily.

Meskipun Prinsip Homophily termasuk dalam Komunikasi Antar Budaya dalam Difusi Inovasi, namun sosialisasi caleg yang ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tahun pemilihan 2014 juga termasuk hal baru karena banyaknya ketentuan baru dalam hal pemasangan alat bantu promosi caleg seperti: pembatasan ukuran Bill Board, Baliho, Spanduk yang tidak boleh ditempatkan pada lokasi-lokasi publik atau pendidikan, kantor-kantor pemerintah bahkan tempat ibadah. Sehingga kegiatan sosialisasi caleg juga merupakan inovasi baru karena harus melakukan strategi komunikasi bentuk lain diantaranya adalah ber- interaksi dengan konstituen atau khalayaknya masing-masing.

Dalam membuat perencanaan komunikasi sosialisasi interaksi, seorang caleg harus memahami Komunikasi Antar Budaya (KAB). Hal ini perlu untuk menghindari salah pengertian karena berbeda penafsiran. Dari 4-pengelompokan pentingnya mengenali /memahami KAB, caleg mengambil 3-instrument yang berkait yaitu:

Continue reading “Ilustrasi Prinsip Homophily dalam Kehidupan Sehari-hari”

Contoh Model Komunikasi Massa

  • MODEL JARUM HIPODERMIK (Jarum Suntik/Peluru/Stimulus Respons):
    Contoh: Pemberitaa/terpaan media massa yang gencar mengenai kasus pedofilia murid JIS
    mengakibatkan elemen masyarakat pendidikan dan orang tua merasa prihatin. Pemerintah ikut
    ambil bagian dengan meninjau perijinan sekolah, orang tua melakukan pengetatan pengawasan
    anaknya dan KPAI (NGO) mendesak perlindungan anak, berbagai ormas agama pun ikut
    serta kasus inipun digelar/berbuntut di Peradilan.

• MODEL KOMUNIKASI SATU TAHAP (Individual Differences, DeFleur):
Contoh: Kami sekeluarga menonton berita di TV tentang kasus artis dangdung SJ yang dilaporkan melakukan pelecehan sexual/pencabulan. Dalam berita ditayangkan video wajah SJ ketika menutup pintu rumah (mungkin didepannya banyak wartawan) dengan expresi wajah panic/pucat. Pembantu saya nampak iba dan merasa kasian, sedang sopir kami mengecamnya. Mereka berdua ribut sendiri karena masing-masing secara personalitas memiliki perbedaan dalam menangkap stimulus (berita)

Continue reading “Contoh Model Komunikasi Massa”