Persamaan Empati dan Simpati

Ketika musim hujan tiba, hampir seluruh wilayah ibukota terendam banjir. Jajaran Pemprov DKI dibantu oleh PMI, LSM Kesehatan, berbagai perusahaan pharmasi melalui team CSR (Corporate Social Responsibility) dan masyarakat khususnya ibu-ibu dari berbagai kelompok terjun langsung menangani korban dengan cara mempersiapkan perahu untuk evakuasi, pengadaan obat-obatan, bantuan pakaian dan selimut serta membuka dapur umum. Kegotong royongan ini merupakan empati warga masyarakat sebagai wujud tindakan kemanusiaan.

Kementerian Kesejahteraan Rakyat (Kemenkesra) menyampaikan rasa simpati nya kepada semua pihak (Penolong) yang hampir rutin tiap tahun membantu meringankan korban.

Contoh diatas mengilustrasikan bagaimana kata empati dan simpati nyaris memiliki kesamaan yaitu melakukan tindakan/perilaku positif dan dipastikan menggunakan Komunikasi Positif juga. Ada tiga unsur yang terlibat dalam contoh ini yang bisa diamati untuk melihat persamaan empati dan simpati yaitu Penolong, Korban dan Kemenkesra.

Umumnya kata Empati menggambarkan seseorang yang sedang menggunakan kognitif, affektif dan konatif nya pada situasi perlu perhatian dan penanganan untuk membantu orang lain. Sedang pada Simpati, penggunaannya berhenti pada kognitif dan afektif saja.

Tabel dibawah ini diharapkan akan memperjelas sifat dan komunikasi yang dipergunakan:

Pada hakekatnya ada kesamaan dalam hal mengungkapkan pemikiran dan perasaan namun dalam tindakan (action) pada sifat Empati lebih konkret.

Sumber bacaan: Materi Pokok SKOM4101 UT – S. Djuarsa Sendjaja, dkk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *